Konsep Ruang dan Waktu

Dewasa ini kita masuk dalam situasi absurd, karena ruang dan waktu telah berpisah. Ruang dan waktu telah dinisbikan. Sekarang ini, terjadi perubahan konsep ruang dan waktu. Seiring dengan itu, terjadi pergeseran nilai. Pranata tradisi tidak kridibel lagi menangani masalah-masalah sosial.

Hidup manusia berlangsung dalam ruang dan waktu. Dengan majunya teknologi komunikasi, kegiatan komunikasi tidak lagi mensyaratkan kesatuan ruang dab waktu ( telepon). Perpisahan ruang dan waktu tidaklah membatasi hidup,tetapi malah membuat hidup lebih maju dan efektif. Setelah ruang dan waktu berpisah, banyak kerja yang dapat diselesaikan dalam tempo yang singkat.

Ketika ruang dan waktu berpisah, timbul percepatan. Percepatan menimbulkan kerja yang berdesakan. Maka itu, hidup moderen penuh dengan kegiatan yang berdesakan. Percepatan melahirkan hal-hal yang instans. Dan semua orang berlari tunggang langgang mengejar masa depan yang belum bernama.

Dalam kemajuan teknologi komunikasi, manusia dikepung oleh berbagai informasi. Informasi telah menjadi penentu hidup manusia. Informasi datang bagai air bah, yang satu belum dapat dicerna yang lain sudah datang. Informasi yang kita dapat saat ini, saat berikutnya sudah usang. Kita tak punya waktu untuk mengolah informasi itu. Sesungguhnya, informasi harus diolah agar diperoleh kedalaman. Tetapi pengolahan membutuhkan waktu. Kita tidak ada waktu untuk pengolahan. Maka itu, terjadi kedangkalan, dan semua serba instan.

Di zaman ini semua fenomena yang ada tidak dapat lagi dilihat secara terpisah. Ini fenomena politik, ekonomi dst. Dan teknologi telah melahirkan “super empowered angry men “, yaitu orang-orang yang perkasa yang sedang marah, dalam istilah minang disebut sebagai “orang gila pakai parang “. Oleh sebab itu, keluasan wawasan merupakan syarat untuk dapat bekerja secara optimal dan produktif untuk meningkatkan kualitas hidup. Meningkatkan kualitas hidup, tergantung pada wawasan pemikiran, tergantung pada usaha dan kerja keras dan tergantung pada kepribadian.

Dewasa ini, untuk membuat keputusan sesungguhnya lebih mudah,karena tidak perlu lagi mempertimbangkan hal-hal yang aneh-aneh atau yang besar-besar. “Grand design “ atau narasi agung sudah tak ada lagi. Yang menentukan orang mau melakukan ini-itu, hanyalah mood dan kondisi. Mood dan kondisi berubah-ubah seiring dengan gerak waktu.

Di zaman ini kita temukan berbagai paradoksal (hal-hal berlawanan ) dalam berbagai fenomena kehidupan. Oleh karena itu, perlu dipahami paradoksal dalam kehidupan manusia. Ada globalisasi tapi ada marjinalisasi. Ada kecepatan tetapi ada kedangkalan. Ada kemajuan tetapi ada siksaan. Dalam suatu peristiwa ada kelompok yang merayakan, tetapi ada kelompok yang meratap dan ada kelompok yang tidak peduli.

Banyak manusia terpenjara dalam pusaran paradoksal, karena kondisi jadi tidak menentu dan membuat risau dan gelisah. Namun kegelisahan itu harus dijadikan motivasi pencarian berbagai kemungkinan. Dalam pencarian kemungkinan terjadi pertarungan apa yang seharusnya dilakukan.Sesungguhnya, paradoksal itu bukanlah irasional,tetapi adalah kunci untuk memahami persoalan.

Kita harus sadar bahwa dunia sudah berubah. Revolusi teknologi benar-benar telah menggeser nilai dan paradigma kehidupan. Dunia sedang bergerak dengan cepat. Orang berlari tungang langgang mengejar masa depan yang belum bernama.

Kecepatan – kecepatan – kecepatan, salah satu penentu kesuksesan. Waktu adalah pemburu dan ruang adalah padang. Manusia sekarang adalah pengejar waktu dan penyeberang ruang. Pemadatan waktu dan ruang telah melahirkan globalisasi.

One thought on “Konsep Ruang dan Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s